Sudah sekian lama
Sentil kecil tak menyentuh
Hingga merasa tetes saat itu
Adalah suatu keajaiban
Genggaman kebahagiaan
Menghambur dari tangan kecil ini
Padahal baru saja terluka
Serangan serdadu yang sama
Suatu kedengkian
merasuki jiwa
yang telah bersusah payah tenang
Kini hanya bersandar
pada sebuah tiang lapuk
Dan memaksanya tetap berdiri
Kokoh menopang diri
Tergeletak
Menantang matahari
Nan duduk angkuh
di singgasana birunya yang membentang luas
Menunggu mereguk embun
Membasahi wajah
Meresap hingga relung jiwa
Mengencangkan ikatan
Meski berarti ingkar
Namun tak ingin lagi
tergelincir
Kemudian terhempas
Lalu jatuh di kelam yang sama
290507