Ia masih saja bisa mengacaukan pikiranku
Merusak gravity pada neuron otakku
Membuat sel syarafku kusut
Telah kuhalangi agar tak mengalir
dalam laju darahku
Namun ia telah menembus pori-pori
dan langsung menusuk nadi itu
Setiap helai rambutku
Memagari relung hati
Agar ia tersesat
Walau mustahil terjadi
Paru-paru kutahan bernapas
Karena setiap hembusan
Akan menyertai namanya...lagi
Kuingin berhenti memusat
di titik nadir
Dan kemudian...
MATI
121206
No comments:
Post a Comment