Dengan menegapkan tangan
yang bergetar ini
Aku harus kembali menulis
Di atas lembar kebingungan
Membuka buku yang telah kututup lama
Melukiskan kembali cerita
yang kukira telah berakhir
Layaknya si pemahat buta
Menancapkan pahat pada retakan
Tentunya akan mematahkan keindahan
Menjadi keping tak berharga
Meski sepenuhnya tahu
Tak kan lagi merdu bernyanyi
Bodoh itu tetap tak peduli
Karena energi hati
Tak mampu menutupi
191106
No comments:
Post a Comment