Kabut menyelimuti
Kemudian lenyap bersama angin
Dan muncullah hangatnya
Suasana hati mentari
Musim berganti
Emosi menumpuk
Ketika peti harta kosong diberikan
Pengelana menyodorkan itu pada perempuan kecil
Memberi titik hitam
Pada lembaran kemuliaan
Kabut kini menebal
Hingga hampa terasa
Tak mampu berucap kata
Hilangnya bagian penting hidup
Tak menyurutkan niat sang pengelana
Menghampiri peri mungil
Yang duduk anggun tersenyum
Gadis kecil masih menantikan
Pengelana kembali hadir pada landasannya
Walau sadar sesuatu melayang
Lirik baru berarti sama dilantunkan
Namun improvisasi pada suatu dilema
Membuatnya sumbang
Peri mungil itu tak perlu memohon
Karena semua ditawarkan cuma-cuma
Hingga perempuan kecil hanya mampu
Meraba-raba di kegelapan
Perempuan kecil menjauh
Membuang cengeng dari doanya
Ia akan kembali merata
Masa-masa indah
Yang berawal dengan cinta
Berakhir karena realita
200506
No comments:
Post a Comment