Langkahku ringan melayang
Hinggap di persinggahannya kini
Perumpamaanku terhadapnya
Tak berubah
Masih wangi…
Singgasananya membuatku menyeret langkah
Tak tega meninggalkan tahta barunya
Sebuah ketakutan merayapiku
Hilang akal ia menjauh
Tak ingin kastil barunya
Menghapus memorinya tentangku
Detakan cepat jantungku memompa darah
Melewati serambi dan biliknya
Saat akupun melalui
Nuansa baru hidupnya
Harapanku semakin kabur
Setelah ia pergi meninggalkan
Seluruh kesatrianya
Ia akan bertempur
Untuk kekuasaan baru
Sementara aku diam
Tak ingin berjuang
Hingga pangeran lain datang
Menjemputku dengan kudanya
Berlari kencang
Melalui sabana dan stepa
Menuju istana baruku
130206
No comments:
Post a Comment